Gunungkidul, muspla.sch.id РBahaya Narkoba bagi pelajar saat ini menjadi perhatian banyak pihak, baik orang tua, sekolah, masyarakat maupun pihak Kepolisian. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka pengguna narkotik di kalangan pelajar di Indonesia. Hasil penelitian yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Puslitkes Universitas Indonesia pada tahun 2016 menunjukkan bahwa 27, 32% pengguna narkoba  di Indonesia berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Hal tersebut menjadi fakta yang mencengangkan bagi berbagai pihak. Meningkatnya keterlibatan para pelajar ke dalam kasus narkoba, maka pada hari Kamis 21 Maret 2019, Badan Narkotika Kabupaten Gunungkidul memberikan sosialisasi bahaya narkoba bagi pelajar SMK Muhammadiyah 1 Playen. Dalam acara tersebut juga dihadiri pihak dari Polres Gunungkidul dan panti rehabilitasi narkoba Kabupaten Gunungkidul.

Sosialisasi bahaya narkoba oleh Badan Narkotika Kabupaten Gunungkidul di SMK Muhammadiyah 1 Playen

Kepala Sekolah, Drs. H. Wadiyo, berpesan kepada para siswa agar bisa menjauhi narkoba. Karena jika kita telah kecanduan narkoba akan berakibat merugikan baik bagi dirinya sendiri, orangtua, masyarakat dan negara. Selain itu agama Islam jelas mengharamkan mengkonsumsi narkoba.

Kegiatan sosialisasi ini sangat penting bagi siswa SMK Muhammadiyah 1 Playen. Selain mereka akan mendapatkan materi bahaya narkoba, para siswa juga akan lebih berhati-hati dan menjaga diri mereka agar tidak sampai mengkonsumsi narkoba. (APW-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *