“Masa muda merupakan masa mencari jati diri untuk meraih sukses, menentukan pilihan hidup, dan menatap masa depan.”

Gunungkidul, muspla.sch.id – Melihat situasi yang sekarang dialami oleh pemuda  atau generasi muda  yang baru lulus SMP dan akan melanjutkan ke jenjang SMA/SMK masih menghawatirkan, pasalnya ada beberapa siswa yang tidak bisa melanjutkan pendidikan sekolah yang lebih tinggi karena biaya. Sudah nilai pas-pasan, mau mendaftar di sekolah negeri jelas tidak diterima, mau mendaftar di sekolah swasta biaya mahal. Ada seorang siswa lulusan SMP yang bernama Nadya dari Budegan mengalami permasalahan yang pelik, yaitu ingin melanjutkan sekolah tetapi orang tuanya tidak mengizinkan karena masalah biaya. Nadya tinggal bersama ibu dan adiknya karena ayahnya telah meninggal dunia. Hanya doa berurai tangis yang bisa dipanjatkan tiap harinya.

Nadya, calon siswa baru SMK, bersama tim PPDB SMK Muhammadiyah 1 Playen.

Nama Nadya pernah terdaftar di salah satu sekolah swasta yang dulu ia pernah menuliskannya untuk melanjutkan, yaitu SMK Muhammadiyah 1 Playen (Muspla). Seiring berjalannya waktu, tiba saatnya PPDB untuk verifikasi 2 bagi yang sudah mendaftar untuk kembali datang ke sekolah. Nama Nadya belum melakukan verifikasi 2, tim pendaftaran mengutus perwakilan sekolah untuk mengunjunginya. Sampai di lokasi ternyata mereka melihat kondisi yang sangat menggugah semangat. Ditemui simbahnya yang sedang memotong bambu seorang diri dibantu adiknya Nadya. Ternyata Nadya dan ibuknya bekerja di toko bakpia. Simbahnya segera menjemput Nadya di toko yang kebetulan dekat dengan rumahnya. Sampai di rumah Nadya ditanya apakah ingin lanjut sekolah ataukah bekerja? Nadya menangis sambil mengatakan ingin sekolah, tetapi sekali lagi melihat ekonomi keluarganya sekarang sangat tidak memungkinkan.  Akhirnya berkat doa-doa yang dipanjatkan dan tekad yang kuat, Nadya mendapat jalan keluar untuk bisa bersekolah. SMK Muhammadiyah 1 Playen bersedia merangkul Nadya sebagai salah satu siswanya.


Nadya akhirnya bersekolah di SMK Muhammadiyah 1 Playen.

Kita adalah generasi muda yang menjadi penentu kemajuan negeri ini, di usia kita yang masih sangat muda teruslah belajar dan mengasah ilmu. Pendidikan wajib belajar 12 tahun adalah pendidikan minimal yang harus kita dapat, swasta atau negeri tidak masalah yang penting kita sekolah. Jangan biarkan kebodohan terus menggerogoti negeri ini, negeri ini butuh generasi muda yang terdidik dan bisa berkompetisi di kancah lokal maupun global. Selain itu tentu kita tak mau terus terjebak dalam lingkar kemiskinan. Pendidikan mungkin adalah salah satu cara meningkatkan kualitas hidup. Kita harus selalu bersemangat!(Wdn-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *